Dear PKM, Terima Kasih Telah Mempertemukan Kami

Kita tentu mengerti, selalu ada banyak cara bagaimana semesta bisa mengatur perjumpaan. Tapi tentang ini, saya mesti menghatur terimakasih untuk Pesta Komunitas Makassar.

Adalah Pesta Komunitas Makassar (PKM) di tahun 2015 yang menjadi awal musababnya. Saat itu kami berdua berada di jajaran panita. Dia, dari Komunitas Pencinta Iguana (KPI) dipilih sebagai koordinator untuk divisi Publikasi dan Dokumentasi (Pubdok). Sementara saya yang saat itu mewakili Makassar Berkebun, diberi amanah untuk mengatur pendanaan atau fundraising.

Ini mesti saya ungkapkan, bahwa apa yang terjadi pada kami, bukan cinta pada pandangan pertama. Tapi entah bagaimana cara. Sungguh ajaib dan misteriusnya cara kerja komunikasi dan pertemuan, akhirnya bisa semakin mendekatkan kami. Dari rapat satu ke rapat yang lain, dari pertemuan ke pertemuan berikutnya. Hingga kemudian kami bersepakat untuk bersama. Kalau boleh, atau ini mungkin akan dianggap berlebihan, bahwa kami adalah bentuk lain serta nyata dari hasil sinergi, harmoni dan aksi, tagline dari PKM kala itu.Read More »

Iklan