Tentang Menghidupi Cinta dan Kita yang Ada di Dalamnya

Jatuh cinta itu sangat mudahnya. Pandangan kita hanya perlu bertemu sekian detiknya.

1

2

3

4

5

Kemudian melempar senyum. Esoknya kita mampu bergandengan tangan.

Kita berdua hanya berpegangan tangan 
Tak perlu berpelukan
Kita berdua hanya saling bercerita 
Tak perlu memuji

Tentang bergandeng tangan, kita hanya perlu seirama.

Mari berlari bersama, tentu saja sesekali kita harus berjalan pelan. Tak apa jika berhenti, tapi pastikan tak pernah lepas.

Atau salah satu dari kita akan terpisah untuk selamanya. Karena bagiku tak pernah ada adegan berbalik arah.

Tentang cinta yang harus hidup di antara kita. Semua akan mudah jika memang kamu tak menginginkannya punah.

Kita berdua tak pernah ucapkan maaf 
Tapi saling mengerti 
Kita berdua tak hanya menjalani cinta 
Tapi menghidupi

Kisah kita istimewa, cinta kitapun tak biasa bukan?

Tak perlu wangi bunga mawar setiap harinya atau kata pujangga.

Kamu tidak perlu mengirim pesan setiap jamnya, atau kuanggap kamu freak.

Jangan menelponku pagi siang malam, memastikan aku lagi di mana sedang berbuat apa dan bersama siapa, atau kau tak akan menemukanku lagi, kamu adalah psikopat.

Membuntutiku, maka kamu seorang detektif, bukan pasangan hati.

Perayaan tentang hari pertama mengikat janji, maka aku menganggapmu sebagai penggemar kisah cinta monyet.

Tak ada yang perlu kau lakukan, kau cukup memastikan bahwa kau masih ingin seirama dengan ku.

Tangan kita masih bergandeng. Kita masih saling menuntun.

Ketika rindu, menggebu gebu, kita menunggu 
Jatuh cinta itu biasa saja
 Saat cemburu, kian membelenggu, cepat berlalu 
Jatuh cinta itu biasa saja

Kau tak perlu bertanya,  sayangku

cinta kasih macam apa ini?

Kita masih hijau, perlu meraba ke sana-kemari

Masih harus menempuh jalan bermil jauhnya demi mencari makna

Jangan pernah membutakan diri.

Yakinkan dirimu bahwa kau tak pernah silau dengan gemerlap romantika asmara

Kau harus mampu melihat terang, bertahan dalam gelap

Karena kaulah penuntunku.
Jika jatuh cinta itu buta 
Berdua kita akan tersesat 
Saling mencari di dalam gelap 
Kedua mata kita gelap
Lalu hati kita gelap
Hati kita gelap
Lalu hati kita gelap

Seperti inilah kita akan saling menghidupi cinta. Seirama dalam liku yang tak pernah muda

*lagu: Efek Rumah Kaca – Jatuh Cinta Itu Biasa Saja
*Gambar: http://nenyingintau.heck.in/files/images.jpeg

*pernah dipostkan di http://www.taminisme.blogspot.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s